 |
|
HOT News
detikcom : Bebaskan Prita di Facebook Tembus 10 Ribu Member
title : Bebaskan Prita di Facebook Tembus 10 Ribu Member
summary : Obrolan tentang Prita Mulyasari yang ditahan di LP Wanita Tangerang karena tuduhan mencemarkan nama baik RS OMNI International kian hangat. Bahkan, grup pendukung Prita di jejaring sosial Facebook telah tembus 10 ribu member. (read more)
rado
World Ocean Conference
Sukses WOC atau World Ocean Conference di Manado pertengahan bulan Mei tahun 2009 diharapkan berujung pada komitmen pemimpin dunia untuk mengurangi laju pemanasan global atau gobal warming dengan lebih memperhatikan ekosistem laut. Diharapkan Pemerintahan di dunia mulai memikirkan untuk mengurangi emisi karbonnya dengan memanfaatkan biota laut seperti fitoplankton. Event yang akan menyusul di Manado adalah Sail Bunaken. Event ini diharapkan bukan hanya sekedar untuk mengembangkan pariwisata namun juga agar memperhatikan ekosistem laut bunaken yang perlu di jaga bersama
rado
Eidelweis
Anaphalis Javanica, nama lain dari tanaman tersebut, juga banyak ditemukan di sekitar Gunung Ciremai (Jabar), Gunung Slamet (Jateng), bahkan di gunung tertinggi di Pulau Jawa, yaitu Gunung Semeru, Jawa Timur. Hidup juga di sela-sela perkebunan teh. Pemandangan itu dapat dilihat di kawasan kaki Gunung Sindoro atau Sumbing, Jawa Tengah. Bukannya sengaja ditanam, tapi memang perkebunan yang telah merambah habitat alaminya.
Oleh pendaki gunung, tumbuhan yang ramai berbunga di bulan Juli-Agustus itu dapat dijadikan tanda alam. Biasanya untuk menentukan lokasi ketinggian di suatu tempat. Karena memang mulai bermunculan di menjelang ketinggian 2.000 meter dari bawah sana. Itu bisa saja memprediksi perjalanan yang mendekati puncak yang dituju. Pokoknya bila ketemu tumbuhan eidelweis di perbukitan, pasti tempatnya sudah tinggi.
rado
Merbabu Salah Satu Icon Glacial
Gunung bertipe strato ini berlokasi di kabupaten Magelang dan boyolali Jawa Tengah, dengan ketinggian
3142m dpl. Pendakian bisa dicapai dari desa
Kopeng ,Selo, Deles, Wekas dll. Titik pendakian dari Selo merupakan juga titik pendakian untuk gunung Merapi. Gunung Merbabu merupakan gunung non aktif. Gunung akan terlihat jelas dari Kota Magelang.
Medan gunung ini terbuka dan berbukit-bukit dan juga pada awal pendakian kita banyak menemukan ladang-landang petani. Selama pendakain kita akan menemukan banyaknya pucak tipu, sebelum mencapai puncak Merbabu. (Salah satunya kita kasih nama
Puncak Glacial) Kondisi gunung ini dimusim kemarau sangat kering, terkadang gunung ini terbakar dan sangat gersang, air juga susah untuk ditemukan, sebaiknya anda bertanya dahulu pada penduduk setempat, Klo bagi
Glaciers pasti sudah tau waktu yang paling bagus untuk mendaki merbabu.
Jalur yang terdapat di gunung merbabu ini banyak percabangan jalan sehingga pendaki harus berhati-hati dalam menentukan jalur yang dilewatinya. Hutan gunung inipun telah banyak yang berubah fungsi menjadi ladang pertanian, hanya luasnya tidak seperti gunung Sundoro ataupun Sumbing, dan hanya beberapa punggungan saja yang merupakan ladang pertanian. Dari jalur kopeng, jalur trek nya dimulai dari lokasi perkemahan wanawisata Kopeng menuju Dusun Tekelan melewati perkebunan pinus, kebun sayuran, kebun tembakau rakyat, dan jalan desa yang bisa dilalui angkutan roda empat langsung menuju rumah kepala desa.
Lokasi mendirikan tenda yang baik (dari jalur kopeng) ada di camp II (Lempong Sampan), Camp III (Watu Gubug) dan Puncak I (antena), Bila menemukan jalur cabang dua, setelah melewati saluran air kecil (yang terkadang kering), maka sebaiknya mengikuti arah yang kanan. sebab arah kiri akan buntu di bak sumber air. Pipa saluran air yang terbentang mulai dari Dusun Tekelan sampai ke puncak (sumber mata air), dapat dijadikan pemandu jalur kearah puncak sampai pada jalur cabang dua tadi.
Disisi sebelah kiri jalur kearah puncak didominasi oleh medan jurang, sedangkan sebelah kanannya hutan tropis dan tumbuhan perdu/belukar. Dari Puncak I (Antena, 2800 m dpl), menuju puncak II (Syarif, 3142 m dpl), dan Puncak III (Kenteng Sango, 3224 m dpl), bisa ditempuh dalam waktu 1 - 2 jam. Akan tetapi, harus extra hati-hati ketika melewati punggung jurang Pundak Sapi dan Jembatan Setan pada jalur ke Puncak III. Dibawah Puncak I, tepatnya kearah jalur Puncak II, terdapat kawah yang sudah mati. Kadang-kadang disekitar kawah mati (lapangan pitik) itu terdapat sumber air yang bisa diminum. Disepanjang jalur hingga puncak tidak terdapat sumber air yang permanen ada, jadi sebaiknya bawalah bekal air yang cukup.
rado
MEt Hari Bumi Yaacchh
Hari Bumi (Earth Day) pertama kali
diproklamasikan oleh John McConnel (seorang profesor sekaligus aktivis
lingkungan) tanggal 1 Maret 1970, setelah proposal tentang aktivitas penyadaran
atas nasib buminya pada pemerintah daerah San Fransisco disetujui Pemda setempat.
Proposal McConnel ternyata menarik perhatian PBB, hingga akhirnya diminta
juga sebagai proposal penyelamatan bumi sedunia. U Thant (Sekjen PBB saat itu),
sekaligus mengusulkan sebuah hari peringatan tahunan, yang dijadikan momen untuk
semua umat manusia sedunia agar berpikir kembali entang nasib bumi. Tentu
disertai berbagai aktivitas penyelamatan kondisi bumi yang makin memburuk, yang
dilakukan secara serentak di seluruh dunia.
Niat U Thant tentu saja disambut gegap-gempita oleh McConnell. Sang Profesor
langsung menawarkan tanggal 21 Maret sebagai Hari bumi tersebut. Langsung timbul
pertanyaan dong, kenapa McConnell menawarkan tanggal tersebut, bukannya tanggal
1 Maret di mana dia pertama kali memproklamasikan Hari Bumi versinya?
Argumentasi McConnel ternyata didasari pada kenyataan ilmiah, bahwa untuk
memikirkan nasib bumi, seharusnya ada pada hari pertama proses alam dalam bumi
dimulai. Mcconnel mendasarkan analisanya pada peristiwa-peristiwa alam dari
sejarah yang disepakati oleh umat manusia sedunia.
Terbukti bahwa di tanggal 21 Maret, berlangsungnya siang (saat matahari
bersinar) dan malam (saat matahari terbit di sisi bumi lainnya) mempunyai durasi
yang sama, 12 jam. Tanggal tersebut juga hari pertama dimulainya musim semi,
musim yang dipercayai oleh banyak budaya sebagai awal dari kehidupan.
Dengan demikian jelas, mengapa McConnel menawarkan 21 Maret sebagai Hari
Bumi.

Ide tanggal 21 Maret yang dilatarbelakangi oleh niat pelurusan kembali
fakta sejarah tentang alam ini belakangan malah kembali "dibelokkan". Senasib
dengan sistem penanggalan kuno (yang dari Maret jadi bergeser ke Januari itu),
Hari Bumi pun belakangan malah sering dirayakan tanggal 22 April. Tidak
terdeteksi kapan sebenarnya pembelokan ini terjadi, yang pasti orang-orang
memang tahunya Hari Bumi itu dirayakan tanggal 22 April. Malah beberapa kalender
yang diterbitkan lima tahun belakangan terang-terang memasang tanggal tersebut
sebagai Hari Bumi.
www.earthsite.org
diambil dari obor.or.id
rado |
|
|
 |
|
Right Now |

|
|